Jumat, 28 Juni 2013

pengelolaan kurikulum

SATUAN ACARA PERKULIAHAN
A. Identitas Mata Kuliah
1. Nama Mata Kuliah : Pengelolaan Pendidikan
2. Kode Mata Kuliah :
3. Bobot SKS : 2 SKS
4. Semester : .III & IV
5. Jenjang : S1
6. Mata Kuliah Prasyarat : .
7. Jumlah Pertemuan : 16 X pertemuan + UTS dan UAS
8. Penanggung Jawab Mata Kuliah : Dr. Diding Nurdin, M.Pd
Anggota Tim / Asisten :
B. Tujuan Mata Kuliah
Setelah mahasiswa mengikuti perkuliahan pengelolaan pendidikan diharapkan mahasiswa mampu: (1) memahami teori dan konsep dasar pengelolaan pendidikan, (2) memahami fungsi dan peranana pengelolaan pendidikan, (3) proses dan prosedur, serta bidang garapan pengelolaan pendidikan di tingkat makro maupun mikro (persekolahan), (4) memahami masalah-masalah krusial yang dihadapi dalam pengelolaan pendidikan di Indonesia khususnya dalam sistem persekolahan.
C. Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah pengelolaan pendidikan membekali mahasiswa pada pemahaman terhadap berbagai aspek pengelolaan pendidikan sehingga mahasiswa diharapkan dapat memahami posisi dan peranannya secara benar sebagai tenaga kependidikan dalam sistem persekolahan, apabila kelak mereka memasuki dunia kerjanya.
D. Komponen Evaluasi : Presentasi, Tugas Individu, Makalah kelompok, UTS dan UAS.
E. Pokok Bahasan dan Alokasi Pertemuan
No
Pokok Bahasan
Bentuk Kegiatan
Waktu (JP)
1
Pengantar Perkuliahan
Ceramah
Dialog
2
Wawasan dasar pengelolaan pendidikan
Ceramah
Tanya jawab
3
Organisasi dan Manajemen pendidikan
Diskusi
Tanya jawab
4
Pengelolaan satuan pendidikan
Diskusi
Tanya jawab
5
Pengelolaan kelas
Diskusi
Tanya jwab
6
Pengelolaan kurikulum
Diskusi
Tanya jawab
7
Pengelolaan peserta didik
Diskusi
Tanya jawab
8
Ujian Tengah Semester (UTS)
Esai uraian
9
Pengelolaan tenaga kependidikan
Diskusi
Tanya jawab
10
Pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan
Diskusi
Tanya jawab
11
Pengelolaan keuangan pendidikan
Diskusi
Tanya jawab
12
Pengelolaan hubungan sekolah dengan masyarakat
Diskusi
Tanya jawab
13
Kepemimpinan pendidikan
Diskusi
Tanya jawab
14
Supervisi pendidikan
Diskusi
Tanya jawab
15
Sistem informasi pendidikan dan ketatausahaan
Diskusi
Tanya jawab
16
Pengawasan dan penilaian satuan pendidikan
Diskusi
Tanya jawab
17
Masalah kontemporer pengelolaan sistem pendidikan
Nasional
Diskusi
Tanya jawab
18
Ujian Akhir Semester (UAS)
Esai/Uraian
Open Book
F. Sumber Rujukan
Ali, M,. (2000), Sistem Penjaminan Mutu dalam Manajemen Mutu Pendidikan, Jurnal Mimbar Pendidikan, No.1 tahun XIX, hal 28-30.
-------------,. (2000). Penerapan Quality Assurance dalam Manajemen Mutu Pendidikan, Seminar Nasional Penerapan Quality Assurance dalam Pendidikan, Pussisjian-Balitbang Dikbud.
Bennet, N., Crawford & Riches, C. (ed). (1992). Managing Change in Education: Individual and Organizational Prespectives. London: The Open University and Paul Chapman Publishing, Ltd.
Crosby, Philip B., (1984). Quality Without Tears: The Art of Hassle- Free Managemet, New York: Mc. Graw Hill Book Company.
-------------------., (1979). Quality is Free: The Art of Making Quality Certain, New York: Mc. Graw Hill Book Company.
Cuttance, P. (1995). An Evaluation of Quality Management and Quality Assurance System for School”, Cambridge Journal of Education, Vol.25 No.1 (halaman 97-108).
Daniels, T.D. dan Spikers, B.K. (1994) Perspectives on Organizational Communication. Madison, Wisconsin: Brown & Benchmark.
Djam’an S dan Udin S Sa’ud. (1994). Masalah Kontemporer Pengelolaan sistem Pendidikan Nasional Indonesia, Bandung: Jurusan Adpen
Departemen For Education and Childern’s Services., (1996). Quality Assurance Framework in School: Guidelines for Implementation, Adelaide: Quality Assurance Unit.
Departemen Pendidikan Nasional,. (2001). Pedoman Penyusunan Standar Pelayanan Minimal Penyelenggaraan Persekolahan Bidang Dasar dan Menengah, Ditjen Dikdasmen-Depdiknas.
Dunn, N. William. (1991). Public Policysis: An Itroduction, New Jersey: Unversity of Pittsburgh.
Gaffar, M. F. (2002). Fungsi Manajer Pendidikan dalam Mengelola Pendidikan di Daerah Otonom, (makalah) Konprensi Nasional Manajemen Pendidikan, Jakarta.
Herman, J.L, & Herman, J.J, (1995). Total Quality Management (TQM) For Education, Journal of Education Technology. May-June (halaman 14-18).
Imai, Masaaki., (1986), Kaizen; Kunci Sukses Jepang dalam Persaingan (terjemah), Jakarta: PPM.
Juran, J.M, (1989), Merancang Mutu, Terjemahan Bambang Hartono dari Juran On Quality By Design, Jakarta: PT. Pustaka Binawan Pressindo (Buku ke 1).
Mulyasa, E. (2004). Manajemen Bebrbasis Sekolah, Bandung: Rosdakarya.
Rinerhart, G,. (1993). Quality Education: Applying the Philosophy of Dr. W. Edwars Deming to Transform the Education System, Milwaukee, WI: ASQC Quality Press.
Sallis, E., (1993). Total Quality Management in Education. London: Kogan Page Educational Management Series.
Sanusi, A., (1990). Pendidikan Alternatif; Menyentuh Aras Dasar Persoalan Pendidikan dan Kemasyarakatan, Bandung: PPs IKIP Bandung.
Sergiovanni, J. T. (1992). Moral Leadership: Getting to The Heart of School Improvement. San Fransisco: Jossey Bass Publishers.
Soetopo, Hendyat. (2002). Desentralisasi Manajemen Pendidikan dan Profesionalisme dalam Kerangka Otonomi Daerah, (makalah) Konprensi Nasional Manajemen Pendidikan, Jakarta.
Slamet Margono., (1996), Filsafat dan Prinsip-Prinsip Manajemen Mutu Terpadu di Perguruan Tinggi, Jakarta: Heds Project
Spicker, Paul. (1995). Social Policy: Themes and Approaches, London: Prentice Hall:
Tenner, A.R, dan De Toro, I.J (1992:68), Total Quality Management: Three Stepps To Continous Improvement, Reading, MA: Addison-Wesley Publishing Company.
Tim Dosen Administrasi Pendidikan. (2005). Pengelolaan Pendidikan, Bandung: Jurusan Administrasi Pendidikan FIP UPI
Tjiptono, F, dan Diana, A., (1996). Total Quality Management, Yogyakarta: Penerbit Andi.
Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional No.20 Tahun 2003.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar